Portal Berita Maluku Portal Berita Ambon Ambon, Maluku (MataMaluku) – Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan hutan lindung di sekitar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ambon, Kompleks Lorong Mentok, RT 001/RW 17, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Selasa sore. Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 16.30 WIT. Api dengan cepat merambat melalui semak belukar dan lahan yang kering akibat kondisi vegetasi yang mudah terbakar. Kobaran kemudian meluas dan mendekati kawasan permukiman warga di sekitar lokasi. Warga yang melihat api semakin membesar berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Sejumlah warga menggunakan air serta ranting pohon untuk memperlambat pergerakan api agar tidak semakin mendekati rumah penduduk. Upaya pemadaman juga dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon agar kobaran api segera mendapat penanganan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Menurut Alfredo, petugas pemadam kebakaran pada hari yang sama juga harus menangani kebakaran di kawasan Passo, Kecamatan Baguala. Kondisi tersebut membuat personel dan armada pemadam kebakaran harus dibagi untuk menangani dua lokasi kebakaran dalam waktu yang hampir bersamaan. Petugas bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman dan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah api kembali meluas. Hingga sekitar pukul 20.00 WIT, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai masuk ke kawasan permukiman. “Api berhasil dikendalikan dan tidak sampai masuk ke kawasan permukiman. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Alfredo. Meskipun kobaran utama telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama di bagian lahan yang masih terdapat semak belukar dan material kering. Hingga malam hari, sejumlah warga juga masih berada di sekitar lokasi untuk memantau kondisi kebakaran. Mereka memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali merambat menuju permukiman. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas masih melakukan pemantauan dan penelusuran untuk mengetahui sumber awal munculnya api. Kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut menjadi perhatian karena lokasi yang terbakar berada tidak jauh dari permukiman warga. Kondisi lahan yang kering dan dipenuhi semak belukar berpotensi membuat api cepat menyebar apabila tidak segera ditangani. Petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi lahan kering. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Artikel Terkait
Umum
Daihatsu Terios Medan: Harga, Keunggulan, dan Alasan SUV Ini Jadi Favorit Keluarga di Sumatera Utara
Daihatsu Terios Medan: Harga, Keunggulan, dan Alasan SUV Ini Jadi Favorit Keluarga di Sumatera Utara Dalam beberapa tahun terakhir, tren…
Redaksi ·
Umum
Polres Semarang Ungkap Kasus Pencurian Ponsel Disertai Pembunuhan di Ambarawa
Radio di Ambon, Radio di Maluku Semarang (dutafm) – Kepolisian Resor (Polres) Semarang, Jawa Tengah, mengungkap kasus pencurian di…
Redaksi ·
Umum
Menhub Jajaki Investasi China dan Rusia untuk Rel Trans-Kalimantan
Berita Maluku, Berita Ambon Jakarta (MataMaluku) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah tengah…
Redaksi ·
Umum
Menjalani Gaya Hidup Sehat untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik
menjalani-gaya-hidup-sehat-untuk-kualitas-hidup-yang-lebih-baik
admin ·
Bisnis
Cara Membatalkan Pinjaman Tunai Indodana Fintech, Ketahui Syarat dan Langkahnya
Mengajukan pinjaman secara online kini menjadi solusi praktis bagi banyak orang yang membutuhkan dana cepat. Prosesnya mudah,…
admin ·
Bisnis
Telaga Waja Rafting Viral 2026: Harga, Rute, dan Pengalaman Arung Jeram Terbaik di Bali
Telaga Waja Rafting kembali menjadi salah satu aktivitas wisata paling viral di Bali pada tahun 2026. Berlokasi di Kabupaten Karangasem,…
admin ·